SEPUTAR DUNIA KERJA

PROSEDUR PENEMPATAN DALAM NEGERI

PROSEDUR PENEMPATAN LUAR NEGERI

PROSEDUR PERIJINAN

PERPANJANGAN IJIN KANTOR CABANG

DATA PENEMPATAN

DOWNLOAD

DATA MITRA KERJA

POLLING

Bagaimana Menurut Anda Tentang Website Ini?
Sangat Bagus
Cukup Bagus
Buruk

LINK MITRA KERJA

BERITA

Turunkan Pengangguran ; Dinas Kab/Kota Bulan September Adakan Job Market Fair

2012-09-17 01:37:49

Pada bulan September 2012 ini telah diagendakan penyelenggaraan Job Market Fair (JMF) di Dinas Ketenagakerjaan Kab Pasuruan (tanggal 18-19), Dinas Ketenagakerjaan Kab Malang (tanggal 22-23) dan UPT pelatihan kerja di Jombang (tanggal 28). Selain itu Dinas Ketenagakerjaan Kota Surabaya menyusul pada tanggal 2 Oktober 2012. Tentunya agenda pelaksanaan JMF di Kab/ Kota ini sangat menggembirakan dan sangat ditunggu-tunggu oleh pencari kerja.

Salah satu indikator capaian kinerja pembangunan Pemerintah Prov. Jawa Timur dalam RPJMD Tahun 2009 - 2014 untuk bidang ketenagakerjaan dalam program prioritas perluasan lapangan kerja adalah penurunan TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka). Di tahun 2012, Gubernur Jawa Timur menargetkan penurunan TPT hingga mencapai 3,5%. Sebagai salah satu upaya untuk mencapai target penurunan TPT 3,5% tersebut, maka Disnakertransduk Prov. Jawa Timur kembali menggelar Pameran Bursa Kerja (Job Market Fair) untuk lebih mengoptimalkan penyerapan pencari kerja khususnya di pasar kerja formal di Jawa Timur. Job market fair atau JMF merupakan sarana untuk mempertemukan pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja secara langsung.

Berdasar Permenaker Nomor 07/Men/IV/2008 tentang penempatan tenaga kerja  sebagai pengganti Kepmenaker No. 207/Men/1990 dan Kepmenaker No. 203/Men/1999, menyebutkan bahwa pelaksana penempatan tenaga kerja terdiri atas Instansi pemerintah yang bertanggungjawab di  bidang ketenagakerjaan di Pusat/Propinsi dan Kab/Kota dan Lembaga Swasta berbadan Hukum. Dalam Permenaker No. 07/Men/2008 juga dituliskan bahwa mekanisme pelayanan penempatan tenaga kerja dapat dilakukan secara manual maupun sistem dating (on line sistem) yang harus terintegrasi dalam satu sistem pelayanan penempatan tenaga kerja nasional serta melalui kegiatan Bursa Pasar Kerja (Job Fair).

Tujuan dilaksanakan kegiatan Bursa Pasar Kerja (Job Fair) adalah sebagai bagian fungsi pelayanan penempatan tenaga kerja dimana pencari kerja dan pengguna tenaga kerja dapat bertemu secara langsung yang pada akhirnya diharapkan terjadi penempatan tenaga kerja. Kegiatan Job Fair ini merupakan salah satu fungsi layanan antar kerja untuk membantu mengurangi masalah minimnya informasi pasar kerja (mislink) yang diterima oleh pencari kerja dan pengguna tenaga kerja yang sering kesulitan mendapat informasi dimana terdapat calon tenaga kerja yang berkualitas. Dari kegiatan Job Fair ini diharapkan informasi lowongan kerja yang tersedia sesuai minat, bakat dan kemampuan pencari kerja, yang kemudian akan bertemu langsung dengan kebutuhan dan kualifikasi pekerjaan di perusahaan.

Penyelenggaraan Job Fair yang dilaksanakan dinas ketenagakerjaan kab/kota sangat strategis dan diharapkan mampu mengurangi pengangguran di masing-masing daerah. Namun demikian evan job fair ini tidak melupakan tupoksi utama dinas dalam aktivitas layanan rutin penempatan tenaga kerja di Bursa Kerja Pemerintah (BKP). Layanan rutin bursa kerja di Dinas ketenagakerjaan kab/kota akan menjadi ukuran capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pemerintah kepada masyarakat. (bdr)