BERITA

Jumlah Penganggur di Jatim Per Agustus 2012, Turun

2012-11-07 06:02:07

        Sumber BPS Jatim menyampaikan bahwa pada triwulan ketiga 2012, situasi ketenagakerjaan di Jawa Timur masih relatif membaik meskipun hubungan industrial antara pengusaha dan buruh belum harmonis, terutama dengan adanya tuntutan buruh yang terkait dengan penentuan upah minimum kabupaten/kota (UMK), upah minimum sektoral (UMS) dan penghapusan sistem outsourscing. Gambaran situasi ketenagakerjaan secara Nasional dapat diperoleh dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional yang dilaksanakan secara triwulanan sejak tahun 2011. Data ketenagakerjaan per triwulanan pada umumnya dapat menjelaskan kondisi ketenagakerjaan yang bersifat musiman. Hal ini dikarenakan sebagian besar tenaga kerja di Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya masih bertumpu pada sektor Pertanian yang banyak dipengaruhi oleh perubahan iklim.

Pada Agustus 2012, jumlah pekerja di Jawa Timur sebanyak 19,081 juta orang atau meningkat 0,07 juta orang dibandingkan Februari 2012 dan 0,14 juta orang dibandingkan Agustus 2011. Sementara situasi penganggur menunjukkan penurunan sekitar 1.983 orang dibandingkan keadaan Agustus 2011. Namun jika dibandingkan dengan keadaan Februari 2012, menunjukkan sedikit peningkatan jumlah penanggur sekitar 103 orang. Dengan demikian jumlah angkatan kerja selama setahun (y-o-y) mengalami peningkatan sebesar 139,672 ribu orang dibandingkan keadaan Agustu 2011. Peningkatan jumlah angkatan kerja yang tidak signifikan terhadap peningkatan pekerja, dapat menggambarkan bahwa kompetisi diantara angkatan kerja semakin ketat.

Indikator utama ketenagakerjaan yang sering digunakan sebagai indikasi keberhasilan dalam menangani masalah pengangguran adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), yang merupakan perbandingan antara jumlah penganggur terhadap jumlah angkatan kerja. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur sejak Februari 2011 (4,18 persen) mengalami penurunan yang cukup lambat yaitu sebesar 0,06 persen point hingga keadaan Agustus 2012 (4,12 persen). Sejalan dengan hal tersebut, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami peningkatan sejak Agustus 2011 hingga Agustus 2012. Oleh karena itu masih diperlukan upaya bersama antara masyarakat dan Pemerintah Jawa Timur dalam memerangi pengangguran dan kemiskinan, khususnya dalam hal ketergantungan masyarakat terhadap pekerjaan yang bersifat formal.

Melihat perbandingan penduduk yang bekerja bulan Agustus 2012 terhadap Februari 2012, penurunan terbesar terjadi pada Sektor Pertanian (211,02 ribu orang), diikuti Sektor Jasa Kemasyarakatan, sosial dan perorangan (166,92 ribu orang), dan Sektor Perdagangan (35,64 ribu orang). Sedangkan peningkatan penduduk yang bekerja terjadi pada Sektor Industri (243,30 ribu orang), Konstruksi (215,02 ribu orang), Pergudangan (10,17 ribu orang) dan Sektor Lainnya (14,85 ribu orang). Pada Agustus 2012, dari 19,08 juta orang yang bekerja, paling banyak bekerja di Sektor Pertanian yaitu 7,47 juta orang ( 39,16 persen), disusul Sektor Perdagangan sebesar 3,83 juta orang (20,09 persen), dan Sektor Industri sebesar 2,83 juta orang (14,86 persen).

Berdasarkan status pekerjan utama, dari 19,08 juta orang yang bekerja, jumlah buruh/karyawan di Jawa Timur pada Agustus 2012 mencapai 5,80 juta orang (30,42 persen), berusaha dibantu buruh tidak tetap sebesar 3,61 juta orang (18,92 persen), dan berusaha sendiri sebesar 2,76 juta orang (14,44 persen). Jumlah pekerja bebas mencapai 2,58 juta orang (13,51 persen), sedangkan jumlah pekerja tidak dibayar mencapai 3,68 juta orang atau 19,32 persen dari jumlah penduduk yang bekerja.

Pada bulan Agustus 2012, dari 19,08 juta orang yang bekerja paling banyak berpendidikan SD ke bawah yaitu sebesar 10,50 juta orang (55,05 persen) atau naik sekitar 0,08 juta orang dibandingkan Agustus 2011 , sedangkan pekerja dengan pendidikan Diploma ke atas hanya sekitar 1,31 juta orang (6,88 persen). Untuk pekerja dengan pendidikan Diploma ke atas menunjukkan kenaikan sekitar 0,18 juta orang dibandingkan Agustus 2011.

           DATA BPS KONDISI UMUM KETENAGAKERJAAN DI JATIM

                                             Pebruari 2012              Agustus 2012

Jumlah angkatan kerja                    19.831.685                19.901.558

Jumlah yang bekerja                       19.012.225                19.081.995

Jumlah penganggur                         819.460                      819.563

Jumlah penduduk usia kerja             28.515 juta                28.572 juta

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja    69.55%                     69.62%                Tingkat Pengangguran Terbuka(TPT)  4.14%                       4.12%