Berlomba Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Sebagai upaya membangun sistem kinerja aparat pemerintah yang baik,Pemprov Jatim melakukan penilaian terhadap semua organisasi perangkat daerah(OPD).Penilaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah(AKIP)menjadi perhatian Gubernur Jatim Soekarwo,karena akan memudahkan pemantauan kinerja setiap OPD.

     Pada tahun 2017,Disnakertrans Prov.Jatim kembali meraih penghargaan AKIP dengan predikat ‘A’atau memuaskan dari Gubernur Jawa Timur DR.H.Soekarwo Penghargaan AKIP ini menunjukkan kinerja dan inovasi tida henti yang dilakukan jajaran Disnakertrans Jawa Timur.”Untuk bisa meraih predikat’A’tersebut sebenarnya tidak mudah. Hal ini tentunya kami telah dinilai akuntabilitas kinerjanya baik sesuai dengan format Kementrian pendayagunaan Aparatur Negara RI,:kata Kepala Disnakertrans Setiajit,SH,MM.

     Selama empat tahun berturut-turut Disnakertrans Jatim meraih predikat’A’.Menurut Setiajit,kedepan dalam meningkatkan kinerja tidak hanya sekedar kerja,kerja dan kerja saja. Namun,Disnakertrans Jatim tetap akan selalu bekerjasama dengan instansi lain untuk mengurangi angka pengangguran terbuka.

      Inovasi pelayanan yang dilakukan Disnakertrans Jatim saat ini di antaranya Pelayanan

Terpadu Satu Pintu(PTSP)untuk pemnempatan dan perlindungan TKI keluar negeri.PTSP ini meliputi delapan instansi yang memberikan pelayanan pada TKI.”Kini pelayanan tidak hanya selesai sehari saja,namun bisa dalam hitungan jam saja. Hal ini luar biasa dan belum tentu didaerah lainnya bisa melakukannya seperti jawa timur ini,”katanya

     Begitu pula dengan upaya penurunan tingkat pengangguran terbuka(TPT)di Jawa timur. Menurtnya,pada bulan September tahun ini telah terjadi penurunan TPT,dan hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.”jika setiap-setiap September tahun sebelumnya,TPT alami kenaikan,justru untuk tahun ini alami penurunan. Komdisi ini juga luar biasa berkat kinerja Disnakertrans dengan jajaran sampingnya,”katanya.

     Inovasi layanan pencari kerja terus dilaksanakan,mulai dari pemanfaatan infokerja.com,pelaksanaan bursa kerja,peningkatan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja,hingga pelatihan dengan mobil keliling ke tingkat pedesaan. Bahkan hampir semua perusahaan Jawa Timur sudah menerima dan menkaji kemampuan calon pekerja yang perkebutuhan khusus atau difabel.”ada banyak perusahaan,tidak hanya menerima satunpersen dari ketentuan kebijakan,tapi melebihi satu persen. Bahkan,Disnakertrans juga melatih dan menyalurkan pada perusahaan yang membutuhkan,”katany.

Sertifikat ISO 9001:2015

      Bukan hanya Disnakertrans Jatim yang berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Empat OPD ketanagakerjaan,yakni Disnaker Kab. Mojokerto,Kab. Jombang,kab. Ponorogo,dan kab. Bondowoso,menerima Sertifikat Iso 9001:3015 Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja dari Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker RI.

     Pelayanan penempatan tenaga kerja dalam Standar Pelayanan Minimal(SPM)berdasr Permenakertrans RI.39 Tahun 2016 tentang penempatan tenaga kerja,dilakukan melalui tahapan pendataan pencari kerja melalui pelayanan AK1 dan AK2),layanan lowongan kerja (AK3),layanan konsultasi,job matching dan pengiriman tenaga kerja(AK4danAK5)dan layanan penempatan tenaga kerja. Namun demikian,di kabupaten Jombang,sertifikat Iso 9001:2015 juga meliputi layanan rekom CTKI dan Perpanjangan IMTA.

 

     Pada pasar global yang semakin terbuka tuntutan kebutuhan dan standar semakin mengkat dampak tingkat persaingan pasar yang semakin ketat. Untuk,organisasi dituntut untuk lebih efektif dan efisien,selain itu organisasi perlu memperhatikan mutu dan memberikan kepuasan pelanggan agar dapat bertahan hidup dan memenangkan persaingan global. Dengan demikian dengan memiliki sertifikat ISO 9001 :2015 standar pelayanan diakui internasional untuk sertifikasi Sistem Manajemen Mutu(SMM). Sertifikasi tersebut merupakan buah dari proses kebersamaan berbasis SOP yang dibarengi komitemen bersama dari seluruh pihak terkait yang didukung sarana dan prasarana.

     Dasar penilaian layanan penempatan berstandar ISO adalah memiliki komitmen meningkatkan pelayanan antar kerja khususnya pelayanan informasi pasar kerja,adanya dukungan pemerintah daerah,aktif menggunakan informasi pasar kerja onlime,meniliki pejabat fungsional pengantar kerja atau petugas antar kerja,dan memiliki ruaagan khusus pelayanan antar kerja atau bursa kerja online.

     Pada tahun 2014-2015,dua Disnaker di Jatim telah berstandar ISO yakni Kab. Pasuruan dan Kab. Gresik. Untuk Tahun 2016 ditambah Kota Surabaya,Kab. Bojonegoro dan Kab. Sumenep. Sedang tahun 2017,ditambah disertifikasi dari Kab. Jombang,Kab. Mojokerto,Kab. Ponorogo,dan Kab. Bondowoso.

      Sementara di lingkungan Disnakertrans Prov. Jatim,upaya peningkatan pelayanan telah dilakukan mulai tahun 2015 m3lalui standar ISO 9001:2008. Dalam perkembangan,ISO layanan penempatan tenaga kerja di provinsi telah ditingkatkan menjadi ISO 9001:2015 yang meliputi layanan informasi kerja,lowongan kerja,konseling karir,perpanjangan perijinan cabang PPTKIS dan pembinaan bursa kerja serta yang terbaru adalah layanan Mobil Informasi Keliling.

     Gubernur Jawa Timur,keberhasilan pelayanan publik inovatif 50 persen terletak pada komitmen kepemimpinan atau leadership yang mau turun ke masyarakat. Pelayanan publik ini akan meningkatkan kesejahteraan rakyat,dengan syarat adanya pemberdayaan kepada masyarakat dan partisipatoris. Hal ini menjadi ukuran Indek Kinerja Utama pemerintah.*

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebagai upaya membangun sistem kinerja aparat pemerintah yang baik,Pemprov Jatim melakukan penilaian terhadap semua organisasi perangkat daerah(OPD).Penilaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah(AKIP)menjadi perhatian Gubernur Jatim Soekarwo,karena akan memudahkan pemantauan kinerja setiap OPD.

     Pada tahun 2017,Disnakertrans Prov.Jatim kembali meraih penghargaan AKIP dengan predikat ‘A’atau memuaskan dari Gubernur Jawa Timur DR.H.Soekarwo Penghargaan AKIP ini menunjukkan kinerja dan inovasi tida henti yang dilakukan jajaran Disnakertrans Jawa Timur.”Untuk bisa meraih predikat’A’tersebut sebenarnya tidak mudah. Hal ini tentunya kami telah dinilai akuntabilitas kinerjanya baik sesuai dengan format Kementrian pendayagunaan Aparatur Negara RI,:kata Kepala Disnakertrans Setiajit,SH,MM.

     Selama empat tahun berturut-turut Disnakertrans Jatim meraih predikat’A’.Menurut Setiajit,kedepan dalam meningkatkan kinerja tidak hanya sekedar kerja,kerja dan kerja saja. Namun,Disnakertrans Jatim tetap akan selalu bekerjasama dengan instansi lain untuk mengurangi angka pengangguran terbuka.

      Inovasi pelayanan yang dilakukan Disnakertrans Jatim saat ini di antaranya Pelayanan

Terpadu Satu Pintu(PTSP)untuk pemnempatan dan perlindungan TKI keluar negeri.PTSP ini meliputi delapan instansi yang memberikan pelayanan pada TKI.”Kini pelayanan tidak hanya selesai sehari saja,namun bisa dalam hitungan jam saja. Hal ini luar biasa dan belum tentu didaerah lainnya bisa melakukannya seperti jawa timur ini,”katanya

     Begitu pula dengan upaya penurunan tingkat pengangguran terbuka(TPT)di Jawa timur. Menurtnya,pada bulan September tahun ini telah terjadi penurunan TPT,dan hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.”jika setiap-setiap September tahun sebelumnya,TPT alami kenaikan,justru untuk tahun ini alami penurunan. Komdisi ini juga luar biasa berkat kinerja Disnakertrans dengan jajaran sampingnya,”katanya.

     Inovasi layanan pencari kerja terus dilaksanakan,mulai dari pemanfaatan infokerja.com,pelaksanaan bursa kerja,peningkatan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja,hingga pelatihan dengan mobil keliling ke tingkat pedesaan. Bahkan hampir semua perusahaan Jawa Timur sudah menerima dan menkaji kemampuan calon pekerja yang perkebutuhan khusus atau difabel.”ada banyak perusahaan,tidak hanya menerima satunpersen dari ketentuan kebijakan,tapi melebihi satu persen. Bahkan,Disnakertrans juga melatih dan menyalurkan pada perusahaan yang membutuhkan,”katany.

Sertifikat ISO 9001:2015

      Bukan hanya Disnakertrans Jatim yang berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Empat OPD ketanagakerjaan,yakni Disnaker Kab. Mojokerto,Kab. Jombang,kab. Ponorogo,dan kab. Bondowoso,menerima Sertifikat Iso 9001:3015 Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja dari Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker RI.

     Pelayanan penempatan tenaga kerja dalam Standar Pelayanan Minimal(SPM)berdasr Permenakertrans RI.39 Tahun 2016 tentang penempatan tenaga kerja,dilakukan melalui tahapan pendataan pencari kerja melalui pelayanan AK1 dan AK2),layanan lowongan kerja (AK3),layanan konsultasi,job matching dan pengiriman tenaga kerja(AK4danAK5)dan layanan penempatan tenaga kerja. Namun demikian,di kabupaten Jombang,sertifikat Iso 9001:2015 juga meliputi layanan rekom CTKI dan Perpanjangan IMTA.

 

     Pada pasar global yang semakin terbuka tuntutan kebutuhan dan standar semakin mengkat dampak tingkat persaingan pasar yang semakin ketat. Untuk,organisasi dituntut untuk lebih efektif dan efisien,selain itu organisasi perlu memperhatikan mutu dan memberikan kepuasan pelanggan agar dapat bertahan hidup dan memenangkan persaingan global. Dengan demikian dengan memiliki sertifikat ISO 9001 :2015 standar pelayanan

👤 Oleh 🕔08 Mar 2018 14:05

JABATAN LOWONGAN

KABUPATEN KOTA LOWONGAN

Lokasi kantor Kami

Link Mitra Kerja

Statistik Pengunjung